Volume Produksi Perikanan Tangkap

Volume Produksi Perikanan Tangkap

Volume produksi perikanan tangkap adalah jumlah semua ikan ( dapat dinyatakandalam ekor maupun berat ) yang telah di tangkap dari sumber perikanan alamai oleh perusahaan atau rumah tangga periakanan tangkap. produksi tidak dihitung dari jumalh hasil penangkjpan yang di jual tetapi juga hasilnya tangkapan yang dimakan nelayan atau yang diberikan sebagai upah.

2.2       Alat Penangkapan ikan

2.2.1    Bubu

Bubu adalah alat tangkap yang umum dikenal dikalangan nelayan, yang berupa jebakan, dan bersifat pasif. Bubu sering juga disebut perangkap “ traps “ dan penghadang “ guiding barriers “.

Dalam operasionalnya, bubu terdiri dari tiga jenis, yaitu :

  1. Bubu Dasar (Ground Fish Pots).

Bubu yang daerah operasionalnya berada di dasar perairan.

  1. Bubu Apung (Floating Fish Pots).

Bubu yang dalam operasional penangkapannya diapungkan.

  1. Bubu Hanyut (Drifting Fish Pots).

Bubu yang dalam operasional penangkapannya dihanyutkan.

Disamping ketiga bubu yang disebutkan di atas, terdapat beberapa jenis bubu yang lain seperti :

  1. Bubu Jermal.

Termasuk jermal besar yang merupakan perangkap pasang surut (tidal trap).

  1. Bubu Ambai.

Disebut juga ambai benar, bubu tiang, termasuk pasang surut ukuran kecil.

  1. Bubu Apolo.

Hampir sama dengan bubu ambai, bedanya ia mempunyai 2 kantong, khusus menangkap udang rebon.

2.2.2    Longline

Kapal ikan tuna long line dilengkapi dengan mesin seperti

  • Line hauler è Mesin untuk menarik tali dari laut
  • Side roller è Roll dipakai ketika menarik tali dari laut
  • Line roller è Mesin untuk membuang tali ke laut
  • Branch reel è Mesin untuk menggulung tali cabang dari laut

 

Sumber :

https://weshop.co.id/samsung-luncurkan-galaxy-s8-warna-burgundy-red/