Prosedur Kerja

Prosedur Kerja

  1. Standarisasi larutan iod 0,1 N
  2. Larutan iod 0,1 N sebanyak 10 mL dimasukkan ke dalam Erlenmeyer.
  3. Konsentrasi iod yang sebenarnya ditentukan dengan titrasi iodometri, digunakan larutan standar Na2S2O3.
  4. Titrasi dilakukan sebanyak 3 kali.
  5. Menentukan tetapan distribusi iod dalam pelarut air-kloroform
  6. Sebanyak 3 buah corong pisah beserta statif disediakan.
  7. Masing-masing corong pisah diisi dengan 25 mL larutan Iod yang konsentrasi sebenarnya telah diketahui.
  8. Masing-masing corong pisah ditambahkan 25 mL kloroform, kemudian dikocok selama 15 menit.
  9. Corong pisah didiamkan hingga kedua pelarut terpisah kembali.
  10. Lapisan klorofom (lapisan bawah) dikeluarkan dan ditampung dalam Erlenmeyer bertutup asah.
  11. Lapisan air (lapisan atas) juga ditampung dlaam Erlenmeyer bertutup asah.
  12. Lapisan kloroform (lapisan bawah) dititrasi dengan larutan standar Na2S2O3 hingga warna merah coklat dalam lapisan tersebut hilang (tiitrasi dilakukan tanpa indicator amilum).
  13. Lapisan air (lapisan atas) dititrasi dengan Na2S2O3 dengan indicator amilum.

 

ARTIKEL TERBARU