Panitera

 Panitera

1)   Syarat Panitera Pengadilan Agama

Agar seseorang dapat diangkat menjadi Panitera atau sekretaris Pengadilan Agama, calon harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan Pasal 27 UU Nomor 50 tahun 2009, yaitu :

  • Warga Negara Indonesia
  • Beragama Islam
  • Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Berijazah sarjana Syari’ah atau sarjana hukum Islam atau sarjana hukum

     yang yang menguasai hukum Islam.

  • Berpengalaman paling singkat 3 tahun sebagai wakil Panitera atau 5 tahun sebagai panitera muda pengadilan agama atau menjabat wakil panitera pengadilan tinggi agama
  • Mampu secara rohani dan jasmani untuk menjalankan tugas dan kewajiban.

2)   Pemberhentian Panitera Pengadilan Agama

Mengenai pengangkatan dan pemberhentian Panitera diatur dalam pasal 36 UU Nomor 7 tahun 1989. Pengangkatan dan pemberhentian dilakukan oleh Menteri Agama.

3)   Tugas Panitera Pengadilan Agama

Tugas Panitera Pengadilan Agama terdiri dari :

  • Menyelenggarakan administrasi perkara dan mengatur tugas wakil panitera, panitera muda dan panitera pengganti
  • Membantu hakim dengan menghadiri dan mencatat jalannya sidang pengadilan, membuat putusan atau penetapan majelis
  • Menyusun berita acara persidangan
  • Melaksanakan penetapan dan putusan pengadilan
  • Membuat semua daftar perkara yang diterima kepaniteraan
  • Membuat salinan atau turunan penetapan atau putusan pengadilan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Bertanggung jawab kepengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, surat-surat bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di kepaniteraan
  • Memberitahukan putusan verstek dan putusan di luar hadir
  • Membuat akta-akta :

ü Permohonan banding

ü Pemberitahuan adanya permohonan banding

ü Penyampaian salinan memori atau kontra memori banding

ü Pemberitahuan membaca atau memeriksa berkas perkara

ü  Pemberitahuan putusan banding

ü  Pencabutan permohonan banding

ü Permohonan kasasi

ü Pemberitahuan adanya permohonan kasasi

ü Pemberitahuan memori kasasi

ü Penyampaian salinan memori kasasi atau kontra memori kasasi

ü Penerimaan kontra memori kasasi

ü  Tidak menerima memori kasasi

ü  Pencabutan pemohonan kasasi

ü Pemberitahuan putusan kasasi

ü Permohonan peninjauan kembali

ü Pemberitahuan adanya permohonan peninjauan kembali

ü Penerimaan atau penyampaian jawaban pemohonan peninjauan kembali

ü Penyampaian salinan putusan penijauan kembali kepada pemohon peninjauan kembali

ü Pembuatan akta yang menurut undang-undang atau peraturan diharuskan dibuat oleh panitera

  • Melegalisir surat-surat yang akan dijadikan bukti dalam persidangan
  • Pemungutan biaya-biaya pengadilan dan menyetorkannya ke kas negar
  • Mengirimkan berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan penijauan kembali
  • Melaksanakan, melaporkan dan mempertanggungjawabkan eksekusi yang diperintahkan oleh ketua pengadilan agama
  • Melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan pelelangan yang ditugaskan atau diperintahkan oleh ketua pengadila agama
  • Menerima uang titipan pihak ketiga dan melaporkannya kepada ketua pengadilan agama
  • Membuat akta  cerai
  1. b)Wakil Panitera

 

Sumber :

https://fgth.uk/