Isolasi Minyak Atsiri

Isolasi Minyak Atsiri

Isolasi minyak atsiri pada umumnya dengan cara, uap menembus jaringan tanaman dan menguap semua senyawa yang mudah menguap, dalam pengertian industri minyak atsiri dibedakan menjadi tiga tipe hidrodestisi yaitu penyulingan air, penyulingan uap dan air, penyulingan uap langsung (Sastrohamidjojo, 2004). Pada dasarnya ketiga tipe penyulingan tersebut memiliki kesamaan yaitu penyulingan dari sistem dua-fasa. Perbedaannya terletak pada cara penangan bahan tanaman yang akan diproses.

1. Penyulingan dengan Air

Penyulingan dengan air menggunakan bahan yang berhubungan langsung denga air mendidih. Bahan yang akan disuling mengambang atau mengapung di atas air atau terendam seluruhnya, tergantung pada berat jenis dan kuantitas bahan yang akan diproses.

Air dapat di didihkan dengan api  secara langsung. Sejumlah bahan tanaman adakalanya harus duproses dengan penyulingan air waktu terendam dan bergerak bebas dalam air mendidih. Sedangkan bila bahan tersebut diproses dengan penyulingan uap dapat menyebabkan pengumpulan hingga uap tidak dapat menembusnya (Sastrohamidjojo, 2004).

2. Penyulingan dengan Air dan Uap

Bahan tanaman yang diproses secara penyulingan uap dan air ditempatkan dalam suatu tempat yang bagian bawah dan tengah berlobang-lobang yang ditopang di atas dasar alat penyulingan. Bagian bawah alat penyulingan diisi air sedikit di bawah dimana bahan ditempatkan. Air dipanaskan dengan api seperti pada penyulingan air. Bahan tanaman yang akan disuling hanya terkena uap dan tidak terkena air yang mendidih (Sastrohamidjojo, 2004).

3. Penyulingan Uap

Penyulingan uap atau penyulingan uap langsung mirip dengan perangkat penyulingan laiinya hanya saja tidak ada air di bagian bawah alat. Uap yang digunakan lazim memiliki tekanan yang lebih besar daripada tekanan atmosfer dan dihasilkan dari hasil penguapan air yang berasal dari pembangkitan uap air. uap yang dihasilkan kemudian dimasukkan ke dalam alat penyulingan. Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang menyolok pada ketiga alat penyulingan (Sastrohamidjojo, 2004).

 

ARTIKEL TERBARU