Hakikat dan Teori Pendidikan

Hakikat dan Teori Pendidikan

  1. Pengertian Hakikat Pendidikan

            Menurut pandangan pakar Indonesia hakikat pendidikan itu dapat dikategorisasikan dalam dua pendapat, yaitu pendekatan epistemologis dan pendekatan ontologi atau metafisik.

  • Didalam pendidikan epistemologis yang menjadi masalah adalah akar atau kerangka ilmu pendidikan sebagai ilmu. Pendekatan tersebut mencari makna pendidikan sebagai ilmu yaitu mempunyai objek yang akan merupakan dasar analisis yang akan membangu ilmu pengetahuan yang disebut ilmu pendidikan. Dari sudut pandang pendidikan dilihat sebagai suatu proses yang interen dalam konsep manusia. Artinya manusia hanya dapat dimanusiakan melalui proses pendidikan.

            Atau dengan kata lain hakikat pendidikan tidak akan terlepas dari hakikat manusia, sebab urusan utama pendidikan adalah manusia, wawasan yang dianut dalam pendidikan dalam hal ini guru, tentang manusia akan mempengaruhi strategi atau metode yang digunakan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Disamping itu konsep pendidikan yang dianut saling berkaitan erat dengan hakikat pendidikan.

Hakikat pendidikan menurut pandangan beberapa pakar asing :

  • Paula Freire

            Pendidikan adalah proses pengaderan dengan hakikat tujuannya adalah
pembebasan. Hakikat pendidikan adalah kemampuan untuk mendidik diri sendiri.

  • Langeveld

            Pendidikan adalah membantu anak dalam mencapai kedewasaan dengan tujuan agar anak cukup cakap dalam melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.

  • Rosseau

            Pendidikan adalah memberikan pembekalan yang tidak ada pada masa anak-anak, tapi dibutuhkan pada masa dewasa.

  • Paulo freire

            Pendidikan merupakan jalan menuju pembebasan yang permanen dan diri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa di mana manusia menjadi sadar akan pembebasan mereka yang melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang membebaskan.

  • Jhon dewey

            Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman hal ini mungkin terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dikembangkan untuk menghasilkan kesinambungan sosial. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan mengelompok di mana dia hidup

  1. Teori Pendidikan

            Sebuah teori adalah sebuah sistem konsep-konsep yang terpadu, menerangkan, dan memprediksi . mudyardjo (2001:91) menegaskan bahwa sebuah teori berisi konsep-konsep, ada yang berfungsi sebagai : (1) asumsi atau konsep-konsep yang menjadi dasar/titik tolak pemikiran sebuah teori ; (2) definisi konotatif atau denotatif atau konsep-konsep yang menyatakan makna dari istilah-istilah yang di pergunakan dalam menyusun teori. Sebuah teori pendidikan adalah sebuah sistem konsep-konsep yang terpadu, menerangkan dan prediktif tentang peristiwa –peristiwa pendidikan. Teori pendidikan ada yang berperan sebagai asumsi atau titik tolak pemikiran pendidikan dan ada yang berperan sebagai defenisi menerangkan makna.

            Asumsi pokok pendidikan adalah :

  1. Pendidikan adalah aktual , artinya pendidikan bermula dari kondisi-kondisi aktual dari indvidu yang belajar dan lingkungan belajarnya.
  2. Pendidikan adalah normatif , artinya pendidikan tertuju pada mencapai hal-hal yang baik atau norma-norma yang baik.
  3. Pendidikan adalah suatu proses pencapai tujuan, artinya pendidikan berupa serangkaian kegiatan bermula dari kondisi-kondisi aktual dan individu yang belajar , tertuju pada pencapaian individu yang di harapkan.

 

ARTIKEL TERBARU