Cara penyajian dan penghitungan komposisi penduduk

Cara penyajian dan penghitungan komposisi penduduk

Penyajian data komposisi penduduk dapat disajikan dengan grafik yang berbentuk pyramid yang disebut dengan “Piramida Penduduk”. Piramida Penduduk menurut umur dan jenis kelamin merupakan grafik batang yang menggambarkan perbandingan banyaknya jumlah laki-laki dan perempuan dalam tiap – tiap kelompok usia. Dengan piramida penduduk, data akan terbaca dengan lebih jelas. Riwayat penduduk suatu negeri dapat dibaca dari piramida penduduk negri yang bersangkutan.

1)      Cara penggambaran piramida penduduk :

2)      Sumbu vertikal untuk distribusi umur

3)      Sumbu horisontal untuk jumlah penduduk dapat absolut maupun persentase.

4)      Horisontal kiri untuk laki-laki dan horizontal kanan untuk perempuan.

5)      Dasar piramida dimulai untuk umur muda (0 – 4) tahun semakin ke atas untuk umur yang lebih tua

6)      Puncak piramida untuk umur tua sering dibuat dengan sistem “open end interval” artinya, misal untuk umur 75, 76, 77, 78 dan seterusnya cukup dituliskan 75+.

7)      Bagian sebelah kiri untuk penduduk laki – laki dan bagian sebelah kanan untuk pnduduk perempuan

8)      Besarnya balok diagram untuk masing – masing kelompok umur harus sama.
Piramida penduduk Terdapat beberapa tipe piramida, dibedakan dalam 5 tipe piramida penduduk:

Model 1:

Piramida penduduk model ini mempunyai dasar lebar dan ‘slope’ tidak terlalu curam atau datar. Bentuk semacam ini terdapat pada penduduk dengan tingkat kelahiran dan kematian sangat tinggi, sebelum mereka mengadakan pengendalian terhadap kelahiran maupun kematian. Umur median rendah, sedangkan angka beban tanggungan (dependency ratio) tinggi.

Contoh: Piramida Penduduk India tahun 1951

Piramida Penduduk Indonesia tahun 1971

 

ARTIKEL TERBARU