Plastida

 Plastida

Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. Tidak terdapat pada hewan, fungi, maupun prokariota seperti bakteri dan ganggang hijau-biru. Bentuk plastida bulat, oval, atau cakram. Diameternya antara empat sampai enam micrometer. Organel ini mempunyai membrane rangkap yang disebut amplop. Di dalam amplop terdapat system membrane dan matriks.

 Plastida

ada tiga macam plastida, yaitu :

– leukoplast adalah plastida yang tidak mengandung pigmen dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau sebagai gudang. Berdasarkan bahan yang dikandung, leukoplas dapat di bedakan atas:

a). amiloplas, bila bahan yang disimpan di dalamnya berupa tepung atau amilum

b). elaioplas, bila bahan yang disimpan di dalamnya berupa minyak

c). aleuroplas, bila bahan yang disimpan berupa protein.

– kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis).
– kromoplast : plastida yang mengandung pigmen yang bukan pigmen fotosintesis, misalnya:

  • Fikosianin menimbulkan warna biru misalnya pada Cyanophyta.
  • Fikoeritrin menimbulkan warna merah misalnya pada Rhodophyta.
  • Karoten menimbulkan warna keemasan misalnya pada wortel dan Chrysophyta.
  • Xantofil menimbulkan warna kuning misalnya pada daun yang tua.
  • Fukosatin menimbulkan warna pirang misalnya pada Phaeophyta.

sumber :

https://solopellico3p.com/pocket-rally-apk/