Contoh Ide Pokok

Contoh Ide Pokok

Contoh Ide Pokok

Sejak terjadinya bencana alam seperti gempa bumi serta juga gelombang tsunami di Aceh ,  seringkali bencana disebut dan juga dijadikan ialah sebagai sarana untuk dapat memungut uang dari masyarakat. Banyak dari organisasi maupun kelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang meminta sumbangan untuk mereka korban bencana tersebut. Mereka itu beroperasi pada bus kota, lampu merah, serta juga pinggir-pinggir jalan lainnya dengan mengatasnamakan ialah Departemen Sosial.


Ide Pokok Paragraf di atas ialah seringkali bencana disebut dan juga dijadikan ialah sebagai sarana untuk dapat memungut uang dari masyarakat. Ide tersebut juga terdapat didalam kalimat pertama kalimat-kalimat yang terdaoat dibawahnya itu ialah mengandung ide penjelas yakni,

  1. Banyak dari organisasi maupun kelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang meminta sumbangan untuk mereka korban bencana tersebut
  2. Mereka itu beroperasi pada bus kota, lampu merah, serta juga pinggir-pinggir jalan lainnya dengan mengatasnamakan ialah Departemen Sosial.

Ide Pokok dalam Paragraf Deduktif

Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik. Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai. Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai. Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.


  • Ide Pokok :
    Penyebab Masalah Banjir di Ibukota
  • Kalimat Utama :
    Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor.
  • Kalimat Penjelas :
    Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik.
    Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai.
    Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai.

Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.


Baca Juga :