Sejarah Email Pengguna Icon

Sejarah Email Pengguna Icon

Sejarah Email Pengguna Icon
Sejarah Email Pengguna Icon

Sejarah email sesungguhnya dimulai Pada tahun 1971, oleh Ray Tomlinson, mantan MITian, yang bekerja pada sistem operasi TENEX untuk BBn teknologi sebagai kontraktor ARPANET. Menggunakan progam email lokal disebut SNDMSG, Tomlinson membuat aplikasi email pertama ketika ia menyempurnakan program yang disebut CPYNET untuk SNDMSG. Ia memperkenalkan kemampuan untuk menyalin file melalui jaringan, dan Ray diberitahu oleh rekan-rekannya dengan kiriman email pertamanya. Dikatakan bahwa pesan pertama yang dikirim oleh Ray adalah ‘QWERTYUIOP’, yang diketikkan pada baris pertama dari keyboard standar.
Dalam catatan sejarah email, pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program email yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk riset ARPANET. Program e-mail tersebut begitu mudah dan langsung populer saat itu.
Sejarah email dengan penggunaan icon [@] untuk alamat dihubungkan dengan Ray Tomlinson sebagai Bapak dari internet. Icon [@] yang diperkenalkannya sebagai lambang yang menunjakkan “at” atau “pada”.
Menurut sejarah email bahwa Pada tahun 1974, email yang sudah melalui perbaikan kecepatan yang digunakan oleh militer AS dan menjadi penyelamat ARPANET, dari popularitas yang terus-menerus menurun. Pada 1975, upaya untuk mengatur email membuahkan hasil. Pengoperasian email umum yang dikenal sebagai email account, untuk pengguna yang ingin memanfaatkan layanan email,diciptakan. Pengontrolan akses dilakukan dengan memberikan nama pengguna dan sandi rahasia yang diketahui oleh penggunanya sendiri. Folder terpisahpun dibuat sesuai dengan tujuan. Folder Kotak masuk untuk pesan masuk, Folder kotak keluar untuk pesan keluar, dll.
Tahun 1976 adalah tahun sejarah email komersil, ditawarkan dalam paket komersial dan dikenakan biaya per-menit diberlakukan bagi pengguna layanan ini. Hal ini menyebabkan kebutuhan untuk membaca email secara offline, hal ini berarti bahawa pengguna bisa men-download email pada komputer pribadinya dan bisa membacanya kapanpun diinginkan tanpa beban biaya online. Hal tersebut memberi inspirasi agar dibuat semacam program aplikasi email client semacam Outlook. Hal ini menyebabkan pengembangan aplikasi, yang mirip dengan Microsoft Outlook saat ini.
Pada tahun ini pula sejarah internet telah mencatat bahwa Ratu Inggris Elizabeth II, mengirimkan email pada 26 maret dari Royal Signals and Radar Establishment (RSRE) Malvern sebagai bagian dari demonstrasi teknologi jaringan internet.

Sumber : https://bingo.co.id/