Mengungkap Cara Realme Menggerogoti Pasar Xiaomi

Mengungkap Cara Realme Menggerogoti Pasar Xiaomi

Mengungkap Cara Realme Menggerogoti Pasar Xiaomi
Mengungkap Cara Realme Menggerogoti Pasar Xiaomi

Kehadiran 4G pada akhir 2015, menandakan Indonesia telah memasuki era internet cepat.

Hal ini membuat landscape industri berubah dengan cepat, karena penjualan smartphone tak lagi terbatas pada pasar konvensional.

Berkat 4G, kini channel online atau biasa disebut dengan saluran daring, menjadi saluran favorit brand untuk menjangkau konsumen, khususnya milenial yang senang mencoba hal-hal baru.

Besarnya pengguna internet di Indonesia, mencapai hampir 100 juta pada akhir 2018, membuat pasar online menyimpan potensi penjualan yang sangat besar.

Salah satu brand yang terbilang sukses menggarap pasar online adalah Xiaomi

. Brand asal China itu, kini menduduki posisi kedua dalam top five vendor smartphone Indonesia, berdasarkan laporan Canalys.

Perusahaan riset asal Hong Kong itu, menyebutkan bahwa pada kuartal keempat 2018, Xiaomi mampu melipatgandakan market share menjadi 20,5%.

Samsung masih bertahan di posisi puncak dengan market share 25,4%, Oppo di posisi ketiga dengan raihan 19,5%, Vivo 15,9%, dan brand lokal Advan 4,1%.

Di kuartal keempat itu, diketahui pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 9,5 juta unit

, tumbuh 8,6% dari periode sama 2017.

Pertumbuhan yang cukup tinggi di kuartal terakhir itu, menggenapi jumlah permintaan sepanjang 2018, menjadi 38 juta unit. Ini adalah rekor baru, karena terdapat kenaikan hingga 17,1% dibandingkan periode 2017.

Dengan pengiriman sebanyak itu, Canalys menyebutkan bahwa pasar smartphone di Indonesia, telah pulih total dari titik terendah di 2016 (pertumbuhan tahunan -3,3%) dan 2017 (pertumbuhan tahunan 0,6%), sebagai dampak dari diberlakukannya kebijakan TKDN untuk vendor smartphone.

 

Sumber :

https://articles.abilogic.com/409879/stick-war-legacy-apk-mod.html