Pengamat Sebut Ojol Maxim Belum Jadi Ancaman Gojek dan Grab

Pengamat Sebut Ojol Maxim Belum Jadi Ancaman Gojek dan Grab

Pengamat Sebut Ojol Maxim Belum Jadi Ancaman Gojek dan Grab

Pengamat Sebut Ojol Maxim Belum Jadi Ancaman Gojek dan Grab

Kehadiran perusahaan ride-hailing asal Rusia, Maxim di Indonesia belum menjadi ancaman

bagi pelaku usaha yang sudah ada sebelumnya, Gojek dan Grab.

Pengamat TIK dari Bentang Informatika Kun Arief Cahyantoro menilai Maxim belum menyusun strategi khusus untuk meraup pelanggan mereka di Indonesia.

Strategi yang dimaksud Kun ialah terkait optimalisasi harga, promo yang ditawarkan, hingga ketersediaan armada dan pengemudi.

“Hingga saat ini, Maxim belum merupakan ancaman, meskipun beberapa waktu lalu

di suatu daerah terjadi konflik antara penyedia layanan Gojek dan Grab dengan Maxim terkait harga,” kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/12).

Lihat juga: Menyambangi Ruko Maxim Ojol Rusia di Jakarta

“Kecuali jika Maxim sudah mulai fokus untuk pembenahan dan optimalisasi parameter

meliputi hubungan penyedia dan pengendara, harga, promo, ketersediaan, dan mobile wallet,” lanjut Kun.

Terkait peta persaingan perusahaan ride-hailing usai Maxim ‘mengaspal’ di sejumlah kota di Indonesia, hal ini disebut bukan terjadi pada pengguna, tetapi antar mitra pengendara.

Kun menilai hal itu bisa dipahami karena penyedia layanan ojek online tidak memiliki armada sendiri.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/