Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Definisi Teknologi Informasi

Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan manajemen (diulas oleh Turban, McLean, dan Wetherbe, 1999). Pendapat ini menggambarkan teknologi dalam per­spektif yang luas. Namun, kalau didasarkan pada definisi sistem infor­masi menurut Alter di depan, teknologi informasi hanyalah bagian dari sistem informasi.

  • Menurut kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata­-kata, bilangan, dan gambar.
  • Menurut Alter (1992), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisi­kan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
  • Martin (1999) mendefinisikan teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang di­gunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
  • Secara lebih umum, Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengi­rimkan infromasi dalam bentuk elektronis. Mikrokomputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja spreadsheet, dan peralatan komunikasi dan jaringan merupakan contoh teknologi informasi.

Lingkup Teknologi Informasi

Secara garis besar, teknologi informasi dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian: perangkat lunak (sofware) dan perangkat keras (hardware). Perangkat keras rnenyangkut pada peralatan-peralatan yang bersifat fisik. seperti memori, printer, dan keyboard. Adapun perangkat lunak terkait dengan instruksi-instruksi untuk rnengatur perangkat keras agar bekerja sesuai dengan tujuan instruksi-instruksi tersebut.

Haag, dkk (200) membagi teknologi informasi menjadi 6 kelompok, yaitu:

  • Teknologi masukan (input technology).
  • Teknologi keluaran (output technology).
  • Teknologi perangkat lunak (sqftware technology).
  • Teknologi penyinipan (storage technology).
  • Teknologi telekomunikasi (telecommunication technology).
  • Mesin pemroses (processing machine) atau lebih dikenal dengan istilah CPU.

Teknologi masukan adalah segala perangkat yang digunakan untuk menangkap data informasi dari sumber asalnya. Contoh teknologi ini, antara lain barcode scanner dan keyboard. Barcode scanner merupakan contoh produk teknologi masukan yang biasa digunakan pada pasar swalayan untuk melakukan pemasukan data penjualan di kasa.

Supaya informasi bisa diterima oleh pemakai yang membutuhkan, informasi perlu disajikan dalam berbagai bentuk. Dalam hal ini teknologi keluaran mempunyai andil yang cukup besar. Pada umumnya inforcnasi disajikan dalam monitor. Namun, kadang kala pemakai menginginkan informasi yang tercetak dalam kertas. Pada keadaan seperti ini, peranti printer berperan dalam menentukan kualitas cetakan. Dewasa ini, terdapat berbagai peranti yang mendukung penyajian informasi, ter­masuk dalam suara.

Baca Juga :