Jadikan UN Online Lebih Menyenangkan

Jadikan UN Online Lebih Menyenangkan

Jadikan UN Online Lebih Menyenangkan

Jadikan UN Online Lebih Menyenangkan

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) masih dianggap sulit oleh sebagian pelajar.

Untuk itu, perusahaan produsen komputer local Axioo menggandeng PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menggelar Bandung Lautan Digital di Graha Telkom, Jalan Lembong, Kota Bandung belum lama ini.

Event ini mengedukasi seribu pelajar yang akan mengikuti UNBK. Direktur Axioo Class Program Timmy Theopelus mengatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa terhadap teknologi informasi dan komunikasi digital terkait dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan UNBK.

’’Peserta yang ikut dalam kegiatan ini ada sekitar seribu pelajar mulai dari tingkat SMP-SMA-SMK

sampai mahasiswa yang berasal dari daerah Bandung Raya,’’ kata Timmy kepada Bandung Ekspres di sela kegiatan.

Timmy mengungkapkan, siswa diberikan pemahaman edukasi mulai dari belajar merakit dan mengenal komponen notebook Axioo, workshop fiber optic, hingga try out UNBK dengan teknologi Axioo Intel.

’’Sedikitnya 120 laptop Axioo digunakan untuk kegiatan workshop coding, 50 unit PC Intel NUC dari Intel Indonesia, bandwith unlimited dari Telkom Indonesia serta dari vendor-vendor lain seperti Seagate Indonesia, belajar mikrotik.com serta rumah belajar digital Indonesia,’’ ungkap Timmy.

Terpisah, Deputy GM Telkom Indonesia Wilayah Telekomunikasi Bandung Wahyuddin memaparkan,

kebijakan UNBK nampaknya memberikan beban bagi sebagian pengajar dan pelajar di Indonesia. Ini karena minimnya pengetahuan dan sumber daya manusia yang belum siap.

’’Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online hanya di SMP tertentu saja. Seperti SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur sebagai percobaan,’’ paparnya.

Lebih lanjut Wahyuddin menegaskan, dengan hasil UNBK 2014 yang baik, pemerintah kembali melaksanakan UNBK pada 2015 dengan memperluas pelaksanaan menjadi 556 sekolah, terdiri dari 42 SMP/MTS, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di Provinsi dan Luar Negeri.

”Acara ini sengaja kami kemas secara menyenangkan dan edukatif agar mampu meyakinkan para pengajar dan pelajar. Bahwa UNBK adalah UN yang lebih praktis, efektif sehingga tak perlu dikhawatirkan,” tegas Wahyuddin.

 

Baca Juga :