Doa Bepergian (Arab, Latin dan Artinya)

Jika seorang teman ingin mengucapkan selamat tinggal kepada temannya, ia juga berkata, “Hati-hati di jalan, ada banyak kecelakaan, simpan harta karun Anda dengan hati-hati, hati-hati dengan pencopet, tidak ada kecepatan, dan sebagainya.”

Ketika seorang suami ingin pergi bekerja, istri tercinta saya juga berkata, “Suamiku, jaga dirimu, ingat aku di mana pun kamu berada, bekerjalah dengan baik, dan jangan main-main.”

Ketika seseorang ingin bepergian atau mengucapkan selamat tinggal, orang-orang yang ditinggalkannya meneruskan pesan itu. Mereka menyarankan para pelancong untuk berhati-hati di jalan dan mengucapkan selamat tinggal.

Berhati-hatilah dengan bagasi Anda, tangani godaan dan godaan, berhati-hatilah dengan asosiasi dan pertemanan, dan sebagainya. Inti dari semua pesan ini adalah saran, peringatan, ajakan atau perintah untuk berhati-hati.

Tetapi seperti kata pepatah, “Kebahagiaan tidak dapat dicapai, malang tidak dapat disangkal.”

Apapun pesan seseorang kepada Anda, terkadang itu bisa menjadi pesan terakhir. Sekalipun orang yang Anda kasihi meminta Anda untuk berhati-hati, bencana, kecelakaan atau bencana tetap terjadi.

Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Kecelakaan dapat terjadi dalam perjalanan Anda, apakah Anda mengendarai kendaraan darat, pesawat terbang, atau kapal, meskipun Anda sebelumnya berhati-hati.

Jadi apa yang perlu dipesan dan disiapkan saat bepergian tidak cukup untuk disarankan dengan hati-hati. Selain itu, kita membutuhkan teman, pelindung, dan penolong yang akan selalu bersama kita.

Doa Bepergian

Sehingga apa yang kita inginkan dapat tercapai dengan lancar dan aman tanpa hambatan atau hambatan. Dan semua ini hanya dapat dicapai melalui doa.

Dengan doa, Tuhan memberi orang kesempatan. Untuk sedikit menekuk dalam takdirnya. Ingat bahwa ketentuan Allah (takdir), ada yang Muallaq, ada juga Mubram.

Takdir muallaq berarti ketentuan Allah, yang masih harus diubah karena berkaitan dengan peristiwa sehari-hari.

Seperti Umar bin Khathab Ra. Suatu ketika dia membatalkan kunjungannya ke suatu daerah karena dia mendengar bahwa ada epidemi di daerah itu.

Ditanya mengapa Umar menghindari nasib Tuhan, dia menjawab:

“Aku malu menyerahkan satu takdir ke yang lain.”

Nasib Muallaq karenanya adalah takdir yang masih dapat diubah dengan upaya kita sendiri. Dan doa adalah salah satu upaya itu.

Sedangkan nasib mubram adalah takdir Tuhan, yang tidak bisa diubah, misalnya tekad kematian dan kelahiran.

Untuk melindungi kita dan yang terutama untuk melindungi diri kita dari apa yang mungkin terjadi dalam perjalanan, kita tidak boleh lupa membaca Doa Doa Bepergian.

Diceritakan oleh Abdullah bin Sirjia Ra. berkata, “Ketika Nabi Muhammad sedang bepergian, dia mengucapkan doa.”

Perjalanan membaca doa

Referensi : waheedbaly

Doa Baca Perjalanan Arab
الله منوعثاء السفر وكآبة المنظر وكآبة

Bacaan doa perjalanan Latin
“Allahumma antash shoohibu fis safar, ahli fil paus kholiifatu”

Arti dari doa perjalanan
“Ya Tuhan, Anda adalah teman seperjalanan dan wakil keluarga, ya Allah, saya melarikan diri dari ketegangan perjalanan, kesedihan tempat kembali, doa orang-orang yang dianiaya dan pandangan sedih tentang keluarga dan properti.

Orang yang ingin bepergian dapat menambahkan bacaan doa untuk bepergian, seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad.

زوزدك الله التقوق, وغفغر ذنذبك, ويسر لك الخيخر حيث ما كنت

artinya:

“Semoga Allah memberi Anda kesalehan, mengampuni dosa-dosa Anda dan menunjukkan kebaikan kepada Anda di mana pun Anda berada.”

Kemudian, ketika Anda bersiap untuk melakukan perjalanan, dianjurkan untuk menyapa mereka yang tertinggal, sebagaimana dijelaskan dalam Hadits Nabi Muhammad.

Rasulullah bersabda:

“Jika ada di antara kamu yang ingin menikah, dia harus menyapa saudara-saudaranya, karena memang doa mereka akan berkontribusi untuk kebaikannya bersama dengan doanya.” (Diceritakan oleh Thabrani).

Baca Juga :