Hakikat Manusia menurut agama

Hakikat Manusia menurut agama

Hakikat Manusia menurut agama
Hakikat Manusia menurut agama

Menurut sifat hakiki manusia adalah

makhluk beragama, yaitu makhluk yang mempunyai fitrah untuk memahami dan menerima nilai-nilai kebenaran yang bersumber dari agama, seta sekaligus menjadikan kebenaran yang bersumber dari agama itu sebagai rujukan sikap dan perilakunya.

 

Dalil yang menunjukkan bahwa manusia mempunyai fitrah

beragama alah QS. Al’Araf: 172, yang berbunyi: Alastu birobbikum, qaalu balaa syahidna. Yang artinya “Bukankah aku ini Tuhanmu?Mereka menjawab, ya kami bersaksi bahwa engkau Tuhan kami.

Pitrah beragama ini merupakan potensi

yang arah perkembangannya amat tergantung pada kehidupan beragama dlingkungan dimana orang (anak) itu hidup, terutama lingkungan keluarga. Apabila kondisi itu kondusif, dalam arti lingkungan itu memberikan ajaran, bimbingan dengan pemberian dorongan (motivasi) dalam ketauladanan yang baik (uswah hasanah) dalam mengamalkan nilai-nilai agama, maka anak itu akan berkembang menjadi manusia yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur (Syamsu Yusuf & Nurihsan, 2010)

Sumber : https://uberant.com/article/556687-definition-of-text-review-and-examples/