Menristekdikti : Ada Peningkatan Publikasi Internasional dari Kampus di Indonesia

Menristekdikti : Ada Peningkatan Publikasi Internasional dari Kampus di Indonesia

Menristekdikti Ada Peningkatan Publikasi Internasional dari Kampus di Indonesia

Menristekdikti Ada Peningkatan Publikasi Internasional dari Kampus di Indonesia

BANDUNG-Publikasi Internasional menjadi salah satu indikator kualitas

keberhasilan pendidikan tinggi di dunia. Untuk itu Kemenristekdikti terus berupaya mendorong dosen di perguruan tinggi membuat publikasi internasional.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, tahun 2015 jumlah publikasi kampus masih sangat kecil yakni sejumlah 5400 publikasi internasional. Saat itu Malaysia saja sudah mencapai angka 28 ribu. Padahal jumlah perguruan tinggi saat ini sebanyak 4.579 buah baik swasta ataupun negeri, jumlah dosennya pun mencapai 260 ribu lebih.

Pada akhir tahun 2017 lalu, jumlah publikasi internasional terus meningkat

. Dimana tercatat mencapai 18.500 publikasi. Hingga Juni 2018, Malaysia sudah mencapai 12.500 sementara Indonesia sudah  mencapai 12.500 publikasi. Sehingga Menristekdikti optimis jumlah publikasi akan lebih baik.

Kemenristekdikti juga terus meningkatkan angka partisipasi sekolah hingga tingkat perguruan tinggi di Indonesia. Ia menyebutkan tingkat partisipasi saya ini hanya sebesar 31,5 persen dari total penduduk.

Ia membandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia yang sudah mencapai 38 persen, Singapura sebesar 82 persen bahkan Korea Selatan sudah mencapai 95 persen, yang berarti hampir seluruh penduduknya mengenyam pendidikan tinggi.

“Ke depan yang ingin masuk perguruan tinggi tidak perlu ke Jawa, kampus seperti ITB

harus membuka kelas jauh, atau digital learning, sehingga penduduk yang paling jauh bisa tetap kuliah di kampus terbaik tanpa perlu datang ke tempat. Atau kampus membuka kampus baru yang tersebar di beberapa daerah,” tuturnya, di ITB, Rabu (4/7).

Seperti diketahui ITB juga sudah membuka kampus didaerah sepeti di Jatinangor Kabupaten Sumedang dan kampus Cirebon. Unpad juga sudah membuka kampus jauh, salah satunya di Kabupaten Pangandaran.Jo

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/buku-tentang-tumbuhan-paku/