Dukung Ramah Lingkungan, Reska Gunakan Green Pack Untuk Tempat Makanan

Dukung Ramah Lingkungan, Reska Gunakan Green Pack Untuk Tempat Makanan

Dukung Ramah Lingkungan, Reska Gunakan Green Pack Untuk Tempat Makanan

Dukung Ramah Lingkungan, Reska Gunakan Green Pack Untuk Tempat Makanan

Bagian dari upaya untuk mendukung kelestarian lingkungan, PT Reska Multi Usaha

yang merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan bisnis.

Bertajuk “Reska Ramah Lingkungan” Reska meluncurkan program Go Green berupa mengubah seluruh kemasan makanan, yang semula menggunakan kemasan berbahan dasar plastik menjadi kemasan berbahan dasar kertas atau Green Pack,

Plt Direktur Utama PT RMU Muhammad Sahli mengatakan, dalam 1 tahun, pihaknya

bisa memproduksi sekitar 2,3 juta porsi makanan, dan jika menggunakan kemasan berbahan dasar plastik maka produksi sampah plastik akan lebih banyak.

“Dapat dibayangkan sampah plastik ini baru dapat terurai dalam waktu minimal 500 tahun, perubahan ini merupakan langkah kongkrit kami untuk mendukung kelestarian lingkungan,” ucap Sahli, kepada wartawan di Stasiun Bandung, Jumat (25/01).

Selain meluncurkan Green Pack, sebagai bentuk peduli antar sesama, PT RMU bekerja

sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa menghadirkan program “Reska Berbagi”, dimana setiap pembelian produk makanan di atas KA yang bertanda khusus berarti turut menyumbangkan Rp 1.000,- untuk dapur keliling yang diperuntukan bagi daerah bencana atau masyaraat kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut, PT RMU juga memperkenalkan program baru Exploring Indonesia Kuliner On Train, untuk mengajak para pelanggan menikmati sajian kuliner Indonesia di atas perjalanan kereta api dengan menu baru antara lain Bebek Mayor, Nasi Goreng Rawon, Empal Gentong Mang Aye, Nasi Rawon Cak Bari dan aneka swiwi (sayap ayam) dengan varian rasa.

PT RMU juga meresmikan pembangunan Loko Café secara simbolis di area Stasiun Bandung Utara dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti oleh Direktur Utama PT KAI, setelah sebelumnya sukses di Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta.

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/peranan-tumbuhan-paku/