Penyebab tingginya kadar kolesterol saat puasa

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa di bulan Ramadhan, umat Islam yang berpuasa dapat mengontrol kadar kolesterol mereka dengan baik. Puasa dapat membantu mengurangi kolesterol darah. Namun, beberapa orang mengeluhkan peningkatan kolesterol saat puasa.

Bisakah kadar kolesterol seseorang melonjak di bulan puasa? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mencegahnya? Tenang, Anda bisa langsung mendengar penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penyebab tingginya kadar kolesterol saat puasa

Puasa di bulan Ramadhan bukan berarti Anda bebas dari masalah kolesterol. Karena tiga hal di bawah ini diketahui masih bisa menaikkan kadar kolesterol saat puasa.


1. Jangan melakukan diet

Kesalahan terbesar orang yang berisiko kadar kolesterol tinggi adalah tidak mempertahankan pola makan sehat selama bulan puasa. Setelah berhenti lapar dan haus sepanjang hari, banyak orang merasa bingung ketika waktu fajar atau puasa tiba. Ada pemahaman yang salah, itu sebabnya Anda tidak makan makanan apa pun yang bisa meningkatkan kadar kolesterol sepanjang hari, maka ketika Anda buka Anda lebih bebas makan makanan dengan kadar kolesterol tinggi.

Sekalipun Anda berpuasa sepanjang hari, Anda tetap tidak disarankan mengonsumsi makanan dengan kadar kolesterol tinggi. Jadi, Anda harus menjalankan diet rendah kolesterol bahkan jika Anda tidak makan apa pun sepanjang hari.

Menurut penelitian oleh para ahli di Departemen Radiologi dan Onkologi Seluler Universitas Chicago, makan telur sendiri bisa tiba-tiba meningkatkan kadar kolesterol. Apalagi jika cepat rusak dengan hidangan berlemak dan santan yang sangat kaya kolesterol.
2. Sindrom metabolik

Sindrom metabolik adalah sekelompok kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Termasuk dalam kondisi termasuk kelebihan berat badan (terutama di pinggang dan perut), hiperglikemia, tekanan darah tinggi dan kadar trigliserida yang tinggi. Tiga dari kondisi ini dapat terjadi selama puasa, terutama jika pada waktu perut kosong sepanjang hari tiba-tiba dipenuhi dengan berbagai jenis makanan tidak sehat ketika mereka berbuka puasa.

Misalnya, berbuka puasa dengan hidangan manis, diikuti oleh hidangan gemuk untuk makan malam. Anda juga berisiko terkena sindrom metabolik. Sindrom ini menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.
3. Kekurangan taurin

Taurin adalah jenis asam amino yang berfungsi mengendalikan kadar kolesterol jahat dalam darah dan hati (hati). Saat Anda berpuasa, Anda mungkin tidak memiliki taurin. Taurin dapat diperoleh dari seng (seng) dan vitamin A. Sumber makanan yang mengandung taurin tinggi termasuk sayuran seperti bayam, brokoli, dan jamur.

Karena Anda tidak mendapatkan seng dan vitamin A sepanjang pagi dan sore, tubuh Anda menjadi kekurangan taurin dan kadar kolesterol menjadi sulit dikendalikan.
Mencegah kadar kolesterol meningkat saat puasa

Anda membutuhkan strategi yang tepat untuk mencegah kolesterol meningkat saat puasa. Berikut adalah daftar hal-hal yang harus Anda perhatikan jika Anda tidak ingin kadar kolesterol naik.

  • Sahur dan buka puasa dengan diet rendah kolesterol dan rendah gula
    Minum obat penurun kolesterol (seperti statin) di malam hari
    Tingkatkan konsumsi makanan yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol saat subuh dan cepat rusak, seperti oatmeal dan salmon
    Terus berolahraga secara teratur selama puasa
    Pertahankan porsi makanan saat sahur dan istirahatlah dengan cepat
    Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, cobalah untuk mengontrol berat badan Anda saat berpuasa

Baca juga :